10 Juli 2021   17:21 WIB

Terkait Minimnya Anggaran dan Relawan Pemulasaran Jenazah, DPRD Blora Panggil OPD Terkait

DPRD    Berita
Terkait Minimnya Anggaran dan Relawan Pemulasaran Jenazah, DPRD Blora Panggil OPD Terkait

Terkait Minimnya Anggaran dan Relawan Pemulasaran Jenazah, DPRD Blora Panggil OPD Terkait

Minimnya anggaran dan relawan pemulasaraan jenazah, bantuan sosial bagi pekerja seni dan pedagang Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang terdampak PPKM Darurat membuat DPRD Kabupaten Blora memanggil OPD terkait. Rapat yang dipimpin Siswanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora (8/7/2021), turut hadir anggota DPRD Kabupaten Blora diantaranya Moh. Sahari, H. M. Warsit, Munawar, Lina Hartini, Agus Untoro, Ir Siswanto, Iwan Krismiyanto bertempat di Pendopo DPRD Kabupaten Blora atau yang biasa untuk digunakan Rapat Paripurna DPRD Tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Menurut Siswanto Anggaran penanganan Covid 19 untuk tahun 2021 sebesar 72 Milyar, baru cair 15 Milyar. Ketersediaan oksigen di RSUD Blora, RSUD Cepu, 26 Puskesmas di Blora, harga oksigen naik 2-3 kali lipat, anggaran insentif tenaga kesehatan yang habis hanya sampai Juni. Relawan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Blora disebut mulai kewalahan belakangan ini. Penyebabnya tak lain karena jumlah kematian akibat Covid-19 yang melonjak drastis sebulan belakangan, terutama sepekan terakhir ini.
Siswanto juga menyampaikan apresiasinya Kepada Pemerintah Kabupaten Blora “Pak Bupati Arief Rohman dan Wabup Tri Yuli Setyowati beserta jajaran sudah bekerja keras dan cerdas. Semoga semua tertangani dengan cepat dan tuntas. “Tenaga Kesehatan dan Relawannya juga kan butuh imun. Kami khawatir nakes dan relawan ini menangani terus, terus, dan terus, kemudian imunnya turun dan akhirnya ikut terpapar Covid-19," imbuh Siswanto.

Info