18 Maret 2021   08:41 WIB

Tuntut Keadilan Pelaksanaan Rekrutmen Kades, Lilik Kembali Aksi Jalan Mundur

DPRD    Berita
Tuntut Keadilan Pelaksanaan Rekrutmen Kades, Lilik Kembali Aksi Jalan Mundur

Tuntut Keadilan Pelaksanaan Rekrutmen Kades, Lilik Kembali Aksi Jalan Mundur

Siang ini kembali Aksi tunggal jalan kaki mundur, Aksi aktivis ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap carut marut proses rekruitmen dan mutasi perangkat desa Kabupaten Blora di depan Gedung DPRD Kabupaten Blora, Rabu (17/3/2021).
Aksi aktivis bernama Lilik Yuliantoro ini dilakukan mulai di Dinas PMD Kabupaten Blora, menuju ke Inspektorat dan berakhir di kantor DPRD. Sambil menggendong sebuah tas bertuliskan '”AKSI JALAN KAKI MUNDUR MENUNTUT KEADILAN PELANGGARAN PARADES SE KABUPATEN BLORA' Lilik melakukan aksinya tanpa mengenakan kaos dan memakai “udheng” (ikat kepala) samin dengan pengawalan ketat dari Polres Blora dan Satpol PP Kabupaten Blora.
Dalam aksi damai ini menyampaikan 4 Tuntutan dalam mencari keadilan :
1. Menuntut proses hukum tentang pelanggaran yang terjadi pada saat proses rekruitmen dan mutasi perangkat desa sekabupaten Blora;
2. Meminta agar adanya keterbukaan publik tentang rekruitmen perangkat Desa, agar tidak terjadi lagi hak rakyat yang dikebiri;
3. Meminta kembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan hukum, proses semua yang terjadi berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku;
4. Meminta kepada pemerintah Kabupaten Blora untuk diulang nya semua proses rekruitmen dan mutasi perangkat Desa agar terciptanya pemerintahan yang bersih dimulai dari bawah ( pemerintahan Desa).
Aksi ini diterima Kasubag Humas Protokol dan Publikasi Sekretariat DPRD Kabupaten Blora, Akhmad Zuhri. Beliau mengungkapkan permohonan maaf, bahwa para Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blora sedang ada kunjungan kerja Alat Kelangkapan Dewan di luar daerah sejak Senin (15/3/2021). Akhmad Zuhri mengatakan pihaknya akan menyampaikan perihal tuntutan aspirasi tersebut kepada Para Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blora,"ya, kami akan segera menyampaikan apa yang disuarakan oleh mas Lilik kepada pimpinan dan anggota DPRD, karena yang berhak menjawab adalah beliau-beliau untuk kemudian supaya dapat ditindaklanjuti," pungkasnya.

Info