17 Maret 2021   10:23 WIB

Eko Adi : " Pemkab, Diperindagkop dan DPRD Harus Duduk Bersama Memberi Solusi"

DPRD    Berita
Eko Adi :

Eko Adi : " Pemkab, Diperindagkop dan DPRD Harus Duduk Bersama Memberi Solusi"

Eko Adi Nugroho, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Blora memberi tanggapan terkait belakangan ini para petani pada resah akan harga gabah yang anjlok.
“Kaitannya harga gabah yang anjlok Pemkab bersama Disperindagkop, harus duduk bersama untuk memberikan solusi kepada petani. SRG (sistem resi gudang) harus diaktifkan, inshaa Allah hanya ini yang bisa meringankan beban petani”, kata Politisi PDI P ini.
Dari kementerian perdagangan sudah memberikan lampu hijau untuk blora agar bisa membeli gabah petani sesuai HPP pemerintah, dan sudah di setujui untuk di buka SRG bahkan kementrian juga sudah melakukan survey gudang di kecamatan Kedung Tuban untuk menampung gabah petani, bahkan menurut kementrian juga sudah layak sesuai yang di butuhkan.
“Hanya saja pemkab dan Deperindagkop belum mengeluarkan ijin untuk SRG di Blora yang terkesan jalan di tempat,”jelasnya.
Lebih lanjut yang akrab disapa Adi membeberkan misal SRG sudah jalan di Blora maka petani bisa mendapatkan harga gabah sesuai HPP. Nanti Blora bagian barat juga ada gudang milik dinas pertanian, dan bisa digunakan. Untuk saat ini SRG ini sudah Berjalan di Kabupaten Grobogan dan petani sudah merasakan manfaatnya.
Diketahui, saat ini memasuki musim panen sudah hampir selesai di Kabupaten Blora justru harga gabah dari petani sedang hancur-hancurnya. “Harga gabah basah dari petani berada di kisaran Rp 3000-Rp 3.700 per kilogram. Kami tentu prihatin, di saat pupuknya sulit, di saat panen harganya turun,” lanjut dan pungkas Adi

Info