08 Maret 2021   19:37 WIB

Ketua Komisi D "Kami Ingin Tahu Masukan dan Kendala Di Lapangan"

DPRD    Berita
Ketua Komisi D

Ketua Komisi D "Kami Ingin Tahu Masukan dan Kendala Di Lapangan"

Seluruh jajaran, Ketua dan Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Blora sambangi Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A), untuk menghadiri pertemuan pembinaan sumber daya manusia sosial, yang juga dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Blora, HM Dasum, dari PDIP Blora, pada Kamis kemarin (4/3/2021).

Adapun jajaran yang hadir adalah Ketua Komisi D, Ahmad Labib Hilmy (PKB), Sekretaris Komisi, Achlif Nugroho Widi Utomo (PPP) Wakil Ketua, Supriedi (Demokrat) dan anggota lainnya yaitu, Mujoko, Anif Mahmudi keduanya dari PDIP, Arifin Muhdiarto (PKS), Siti Rochmah Yuni Astuti, Irma Isdiana (Nasdem), Mutohar (Golkar), Ketut Kunarwo (PKB), dan Jariman (PPP).

Sedangkan dari instansi terkait hadir Kepala Dinas Sosial P3A Blora, Indah Purwaningsih, Sekretaris Dinas, Teddy Rindaryo, sejumlah Kepala Bidang, dan para Pendamping PKH, Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana, serta Karangtaruna Kabupaten Blora.

Ketua DPRD Blora, HM Dasum dalam sambutannya menyampaikan agar para petugas sosial, yang terdiri dari Pendamping PKH, TKSK, Tagana dan Karang Taruna, agar selalu semangat dalam menjalankan tugas - tugas sosial kemanusiaan.

"Saya minta semua para petugas sosial yaitu pendamping PKH, TKSK, Tagana dan Karang Taruna penuh semangat dalam kerja membantu kemanusiaan, Insya Allah, Tuhan mencatat segala amal baik njenengan dengan rejeki yang melimpah," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ahmad Labib Hilmy, kepada seluruh jajaran Dinas Sosial P3A Blora, dan Komisi D akan siap membantu menganggarkan kebutuhan yang diperlukan.

"Marilah kita bersama - sama mencetak amal ibadah sebanyak - banyaknya, dengan membantu sesama, dan kami tahu tugas para pekerja sosial ini sangatlah berat, mulai dari mengurusi warga yang rentan miskin, orang dengan gangguan jiwa, orang terlantar, dan perlindungan anak, ini adalah tugas yang kompleks, untuk itu, kami ingin dengar apa masukan dan kendala yang terjadi di lapangan, agar bisa kita anggarkan yang proporsional, sesuai dengan kondisi," ujar Ahmad Labib Hilmy, Kyai Muda, yang juga salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul 'Ulum ini.


Info