31 Mei 2020   16:04 WIB

Persebaran Covid-19 disinyalir masih terjadi di Kabupaten Blora yang dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah reaktif rapid-test tetap tingkatkan kewaspadaan

DPRD    Berita
Persebaran Covid-19 disinyalir masih terjadi di Kabupaten Blora yang dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah reaktif rapid-test tetap tingkatkan kewaspadaan

Persebaran Covid-19 disinyalir masih terjadi di Kabupaten Blora yang dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah reaktif rapid-test tetap tingkatkan kewaspadaan

Positif Covid-19 ada 24, sama seperti kemarin, dengan rincian 19 dirawat, 2 sembuh, dan 3 meninggal dunia. Semoga semakin banyak yang bertambah sembuh. Adapun reaktif rapid-test ada 135 orang, PDP masih ada 10 orang, ODP ada 30 orang, OTG 150 orang, sedangkan pemudik mencapai 36.234 orang.

Berdasarkan data tersebut, potensi persebaran wabah virus Corona di Kabupaten Blora masih ada dan masih bisa terjadi  ujar Ketua DPRD Kabupaten Blora, HM Dasum, SE, MMA, selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, menyampaikan update perkembangan persebaran virus Corona per Minggu 31 Mei 2020. 
 
“Oleh karena itu kita harus terus meningkatkan kewaspadaan karena proses persebaran Covid-19 disinyalir masih terjadi di Kabupaten Blora yang dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah reaktif rapid-test. Maka dari itu kita tidak boleh lengah dan mengendorkan kewaspadaan,” lanjutnya. 
 
Pihaknya kemudian mengingatkan bahwa saat ini semuanya sedang bersiap menghadapi tatanan kehidupan normal baru atau new normal, Sehingga masyarakat harus meningkatkan kedisiplinan tentang protokol kesehatan agar senantiasa aman dalam menjalankan produktifitas.
 
“Sebelum masuk pada normal baru, tetap tingkatkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, pakai masker dan tidak berkerumun. Patuhi seluruh protokol kesehatan ini agar kita semua terbebas dari potensi penularan virus ini,” tambahnya.

Info