15 April 2020   13:32 WIB

DISELA UPDATE CORONA PER 15 APRIL 2020 DASUM BERPESAN LAWAN HOAKS

DPRD    Berita
DISELA UPDATE CORONA PER 15 APRIL 2020 DASUM BERPESAN LAWAN HOAKS

DISELA UPDATE CORONA PER 15 APRIL 2020 DASUM BERPESAN LAWAN HOAKS

Diawal sambutannya Dasum, Ketua DPRD Kabupaten Blora, Rabu (15/4/2020) mengajak semua warga Blora mendoakan saudara-saudara kita yang dalam kondisi tidak sehat, sakit apapun itu agar bisa sembuh dan bisa segera beraktivitas seperti semula.

Dengan didampingi Direktur RSUD Dr. R. Soetijono Blora dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora, menyampaikan update laporan terkini situasi Kabupaten Blora khususnya tentang COVID-19. Eskalasi perkembangan per Rabu, 15 April 2020 pukul 10.27 WIB, ODP sebanyak 160 orang dalam proses pemantauan, 547 orang selesai pemantauan, dengan total ODP 707, serta PDP dalam pengawasan 0 selesai pengawasan 3 meninggal 2(1 Hasil Lab PCR Belum Keluar, 1 Negatif) dan Positif 0 jadi tidak ada yang terkonfirmasi COVID-19, sedangkan jumlah pemudik per 14 April 2020 pukul 21.00 WIB sebanyak 18.592 orang. “Semoga Blora bisa mempertahankan dalam kondisi Negatif Corona”. Tandasnya.

Tidak ada kata terlambat untuk menghambat dan menghentikan laju penyebaran corona. Menghadapi bencana dari makhluk tak kasatmata tersebut, solidaritas masyarakat adalah modal untuk melawannya. Solidaritas masyarakat dapat menggerakkan kita semua untuk bersama-sama melawan Covid-19, modal sosial diharapkan dapat menjadi senjata senjata sosial untuk mengatasi bencana corona.

Sikap saling percaya diperlukan untuk mengatasi bencana corona. Saling percaya diperlukan baik antarmasyarakat maupun dengan pengambil kebijakan. Masyarakat harus percaya dengan skema kebijakan penanggulangan bencana corona pemerintah, dengan tetap berpikir kritis. Percaya ketika diminta untuk tetap di rumah, bekerja di rumah, meniadakan kegiatan ramai, tidak berkerumun, dan sebagainya untuk mencegah penyebaran virus secara masif. 

Tanpa kepercayaan publik, upaya pemerintah mengatasi bencana corona akan sia-sia. Begitu juga sebaliknya, pemerintah mesti percaya bahwa masyarakat juga tidak tinggal diam. Masyarakat ikut membantu, baik sekadar mengikuti anjuran pemerintah, maupun membantu mengatasi kekurangan perlengkapan dan kebutuhan yang belum mampu dicukupi pemerintah. Misalnya kebutuhan tenaga medis, masker, hand sanitizer, bahan makanan, dan lainnya. 

Tidak perlu panik menghadapi segala isu tentang corona, Maraknya berita bohong alias hoaks terkait corona ini telah membuat situasi tak terkendali, kita sebagai masyarakat hrus cerdas dengan kenali berita palsu, saring dulu sebelum sharing, hentikan penyebaran berita, verifikasi kemudian laporkan. karena kita tahu Pemerintah telah berupaya dengan segala kemampuan yang ada, perkuat sistem imun dengan melakukan olahraga dan pola hidup sehat untuk terhindar dari terjangkitnya virus korona, konsumsi makanan sehat dan bergizi bersumber dari sayuran dan buah, serta vitamin. Tak kalah penting, rutin mencuci tangan dengan sabun secara benar, pemerintah gunakan masker ketika harus terpaksa berada di luar rumah, hal ini dikarenakan penyebaran virus corona dengan tanpa gejala merupakan kasus terbanyak.

Sesuai saran Pemerintah agar masyarakat umum menggunakan masker kain, sedangkan masker N95 dan masker bedah digunakan oleh tim medis. Menurut penelitian Masker kain dapat menangkal virus sebesar 70 persen. Dengan demikian masyarakat diharapkan, untuk tetap jaga jarak saat berada di keramaian, minimal satu sampai dua meter dan apabila tidak memiliki kegiatan penting di luar sebaiknya tetap tinggal di rumah.

Ini bukan soal merasa sakit atau tidak sakit, tapi kedisiplinan dan kesadaran diri. Kita harus ambil tanggung jawab mencegah Covid-19. Tanggung jawab oraung yang baru datang dari luar daerah salah satunya melakukan isolasi 14 hari. Bisa isolasi di rumah singgah atau di rumah masing-masing, yang penting disiplin. Ini kita lakukan untuk diri sendiri dan keluarga tercinta.

Memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan disiplin secara individu. Semua pihak harus mendisiplinkan diri dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Jika terdapat satu atau dua orang BELUM melaksanakan protokol kesehatan, maka tiap-tiap masyarakat berkewajiban untuk mengingatkan orang-orang tersebut, agar upaya memutus penyebaran virus COVID-19 dapat berjalan efektif. 

“Mudah-mudahan semua musibah serta penyebaran Pandemik Dunia ini dapat di atasi, dan semoga Allah SWT memberikan kekuatan serta lindunganNya, sehingga bangsa dan negara kita diselamatkan dari wabah penyakit”, pungkas senior Partai Banteng Moncong Putih ini.
 


Info